Mengenal Tentang Pemrograman Berorientasi Objek Bagian 1 - 6 March 2013 - All-About-Computer
Mengenal Tentang Pemrograman Berorientasi Objek Bagian 1

Mengenal Tentang Pemrograman Berorientasi Objek Bagian 1

Mengenal Tentang Pemrograman Berorientasi Objek Bagian 1

Pemrograman adalah proses mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman.  
Objek adalah kesatuan entitas yang memiliki sifat dan tingkah laku.  Dalam kehidupan sehari-hari, objek adalah benda, baik benda berwujud nyata seperti manusia, hewan, mobil, komputer, handphone, pena, ataupun benda yang tidak nyata atau konsep,  
Object Oriented Programming (OOP) dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut : Pemrograman berorientasi objek. Pemrograman ini mempertinggi kualitas dan produktifitas pengembangan software. Program pengembangannya dilakukan dengan pendekatan building block. Setiap block, disebut object, bersifat independen dan mampu berjalan sendiri atau saling kunci dengan object lain dengan mudah dan otomatis. Object-object berinteraksi dengan saling memberikan informasi satu terhadap yang lainnya. Masing-masing object harus berisikan informasi mengenai dirinya sendiri (encapsulation) dan object yang dapat dikaitkan (inheritance). Bahasa pemrograman yang pertama kali memperkenalkan konsep OOP Simula, bahasa pemrograman yang muncul di tahun 60-an. Berawal dari Simula itulah kemudian muncul bahasa pemrograman lain yang ikut-ikutan mengimplementasikan konsep OOP.

Bahasa pemrograman yang menggunakan konsep OOP:
1.   C++                                               
2.   Visual C++
3.   Delphi
4.   Visual Basic
5.   PHP
6.   Java

Pemrograman berorientasi objek diciptakan untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada dalam kehidupan nyata. Dalam paradigma ini, sesuai dengan model kehidupan nyata, segala bagian (entity) dari suatu permasalahan adalah objek. Objek-objek ini kemudian juga dapat berupa gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil. Sebagai contoh, tengoklah sebuah mobil. Mobil adalah sebuah objek dalam kehidupan nyata. Namun mobil sendiri terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil seperti roda ban, mesin, jok, dll. Mobil sebagai objek yang merupakan gabungan dari objek yang lebih kecil dibentuk dengan membentuk hubungan antara objek-objek penyusunnya. Begitu juga dengan sebuah program. Objek besar dapat dibentuk dengan menggabungkan beberapa objek-objek dalam bahasa pemrograman. Objek-objek tersebut berkomunikasi dengan saling mengirim pesan kepada objek lain.

     Keuntungan pemrograman berorientasi objek
Ada enam keuntungan yang diperoleh bila menggunakan pemrograman berorientasi objek :
1.   Alami (Natural)
2.   Dapat diandalkan (Reliable)
3.   Dapat  digunakan kembali (Reusable)
4.   Mudah Untuk di-maintain (Maintaianable)
5.   Dapat diperluas (Extendable)
6.   Efisiensi waktu
 Nah pada kesempatan ini saya akan membahas tentang  Bahasa Pemograman yang menggunakan konsep OOP yang ke-6 yaitu Java.

Mari Kita Cari Tahu Tentang Java … sebenarnya java itu apa sih… bahasa  jawa atau bahasa purba… dari pada penasaran mendingan baca degh artikel dibawah!!!

Sejarah Java
Sejarah java berawal pada tahun 1991 ketika perusahaan Sun Micro-system memulai Green Project, proyek penelitian untuk membuat bahasa yang akan digunakan pada chip-chip embedded untuk device Intelligent Consumer Electronic.  Proyek Green berhasil membuat prototype semacam PDA (Personal Data Assistance) yang dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lain dan diberi nama Star 7.  Kemudian  muncul sebuah ide untuk membuat sistem operasi bagi Start 7 berbasis C dan C++, Singkat pembahasan Bahasa C dan C++ ini dikembangkan lagi menjadi bahasa lebih baik karakteristiknya yang diberi nama dengan bahasa Oak oleh James Gosling, diinspirasi ketika melihat pohon diseberang kaca ruang kantornya.  Dikarenakan nama Oak sudah digunakan (menurut kantor merk dagang amerika serikat) maka bahasa Oak diganti menjadi bahasa java hingga sekarang.  
Bahasa Java dapat mengkoneksikan pemakai dengan informasi yang datang dari web server, basis data, penyedia informasi dan sumber-sumber lain, bahkan untuk pengembangan-pengembangan program atau aplikasi waktu nyata. Bahasa Java memiliki fitur keamanan built-in yang membuat tugas pemrograman lanjut seperti pemrograman jaringan, pemrograman tersebar, konektifitas basisdata. Juga memiliki fitur multithreading sehingga mempermudah dalam pemrogrman aplikasi multithreading, pemrograman menjadi lebih nyaman.
Java Bahasa Mudah?? pernyataan ini dapat benar atau salah. Pernyataan itu benar bahwa bahasa Java merupakan bahasa sederhana, hanya terdiri beberapa sintaks konsisten, sering disebut sebagai C++ kurang. Kompleksitaanya lebih kecil dibanding C++. Namun karena rancangannya bagus, bahasa Java mudah diperluas melalui pengembangan pustaka berisi paket-paket kelas untuk keperluan khusus. Konsep-konsep pemrograman bahasa Java sebagai elemen-elemen bahasa Java dibangun tidak lebih dari 100 kata kunci.
Java merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek (Object Oriented Programming). Pemrograman berorientasi objek telah menggantikan pemrograman terstruktur karena punya banyak keunggulan dalam penanganan proyek-proyek yang luar biasa kompleks. Pemrograman menggunakan bahasa berorientasi objek yang mengikuti konsep-konsep berorientasi objek terutama menawarkan fleksibilitas, kegunaan, dan kemudahan pemeliharaan.

Dibanding bahasa C++, Java lebih memberi kemudahan dan keamanan, antara lain:
1.     Perancangan Java menghilangkan alokasi dan dealokasi manual. Memori di Java secara otomatis dilengkapi garbage collector yang bertugas mendealokasi memori yang tidak diperlukan.
2.        Java menerapkan array sebenarnya, menghilangkan keperluan aritmatik pointer yang berbahaya dan mudah menjadi salah.
3.        Menghilangkan keniscayaan penugasan (assigment) sebagai pengujian atas kesamaan di kalimat bersyarat.
4.      Menghilangkan pewarisan jamak (multiple inheritance) diganti fasilitas interface yang merupakan temuan di bahasa Objective C. Interface memberi banyak manfaat, lebih banyak daripada sekedar untuk pewarisan jamak tanpa dibebani kompleksitas yang muncul dari pengelolaan hirarki pewarisan jamak.

 Pembahasan lebih lanjut ada di
 OOP: Tentang Class (OOP Bagian 2)
Mau Download dalam Versi PDF ada juga nie :
Download Materi Versi PDF 

 Sumber :
1.   Bambang Hariyanto, Ir, MT, 2005  "Esensi-Esensi Bahasa Pemograman JAVA”,  Informatika
2.   Modul Java Text, STMIK Nusa Mandiri




Comments   

Add comment

Other news

Informer


Jam

Quote Of The Day

Visit BrainyQuote for more Quotes

Virtual Pet

Statistic


Total online: 1
Guests: 1
Users: 0